Edukasi bahaya hoaks dan disinformasi melalui kajian komunikasi bagi jamaah pengajian izzul islam sebagai upaya penguatan literasi digital berbasis komunitas

Edukasi bahaya hoaks dan disinformasi melalui kajian komunikasi bagi jamaah pengajian izzul islam sebagai upaya penguatan literasi digital berbasis komunitas

Authors

  • Enung Nurhayati Universitas Sali Al Aitaam
  • Mia Tania Universitas Sali Al Aitaam
  • Deli Lutfhi Rahman Universitas Sali Al Aitaam
  • Nazmi Abdurahman Universitas Sali Al Aitaam
  • M. Hanif Fatahillah Iskandar Universitas Sali Al Aitaam

DOI:

https://doi.org/10.22460/as.v9i1.29518

Keywords:

literasi digital, hoaks, disinformasi, komunikasi, komunitas religius

Abstract

Maraknya arus informasi digital yang tidak terkontrol menimbulkan kerentanan masyarakat terhadap hoaks dan disinformasi, terutama di komunitas religius yang memiliki intensitas komunikasi yang tinggi melalui media sosial. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital jamaah Pengajian Izzul Islam Bandung Timur melalui edukasi bahaya hoaks, disinformasi dan etika bermedia sosial, serta pelatihan verifikasi informasi sederhana. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi partisipatif, simulasi kasus, dan demonstrasi fact-checking. Kegiatan diikuti 30 peserta pada 25 Agustus 2025. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta: 82% mampu menjawab benar pertanyaan post-test, 90% menilai materi relevan dan bermanfaat, serta 87% menyatakan kesediaan menjadi agen literasi di komunitas. Kegiatan ini memperlihatkan efektivitas pendekatan komunikasi berbasis komunitas dalam memperkuat kesadaran kritis terhadap informasi digital

References

Azis, A. R., & Rusydiyah, E. F. (2025). Literasi Digital Dalam Pendidikan Islam: Menavigasi Tantangan dan Peluang Media Sosial Untuk Pembelajaran Agama. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 100-117.

Gilster, P., & Glister, P. (1997). Digital literacy (p. 1). New York: Wiley Computer Pub.

Ireton, C., & Posetti, J. (2018). Journalism, Fake News & Disinformation: Handbook for Journalism Education and Training. Unesco Publishing.

Kahne, J., Lee, N. J., & Feezell, J. T. (2012). Digital media literacy education and online civic and political participation. International journal of communication, 6, 24-24.

Lestari, M. M., & Saidah, M. (2023). Penanganan Hoaks Keagamaan di Sosial Media Melalui Literasi Digital Milenial. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4(1), 68-94.

Livingstone, S. (2004). Media literacy and the challenge of new information and communication technologies. The communication review, 7(1), 3-14.

McGrew, S., Breakstone, J., Ortega, T., Smith, M., & Wineburg, S. (2018). Can students evaluate online sources? Learning from assessments of civic online reasoning. Theory & research in social education, 46(2), 165-193.

Rahimi, S., Shute, V. J., Fulwider, C., Bainbridge, K., Kuba, R., Yang, X., ... & D'Mello, S. K. (2022). Timing of learning supports in educational games can impact students’ outcomes. Computers & Education, 190, 104600.

Tambini, D. (2017). Fake news: public policy responses.

Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). Information disorder: Toward an interdisciplinary framework for research and policymaking (Vol. 27, pp. 1-107). Strasbourg: Council of Europe.

Downloads

Published

2026-02-26

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 1968 times
Loading...