Model simulasi mitigasi bencana dan bantuan hidup dasar untuk meningkatkan resiliance Karangtaruna Rw 10 Kelurahan Binong terhadap kegawatdaruratan sehari-hari dan bencana banjir
DOI:
https://doi.org/10.22460/as.v9i1.29947Keywords:
Kata Kunci: Mitigasi bencana, Kegawat daruratan, Resiliensi, karang tarunaAbstract
Kondisi kegawatdaruratan akibat bencana maupun penyakit sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun komunitas. Penanganan yang cepat dan tepat dalam situasi darurat, baik sebelum maupun sesudah bencana, merupakan bagian penting dari upaya mitigasi untuk mengurangi risiko kecacatan dan kematian. Salah satu wilayah rawan banjir di Kota Bandung adalah daerah yang dilalui Sungai Cikapundung, yaitu RW 10 Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal. Karang Taruna sebagai kelompok pemuda memiliki potensi besar dalam menyebarluaskan informasi dan keterampilan mitigasi bencana. Namun, hasil kajian situasi menunjukkan bahwa komunitas ini belum pernah mendapatkan penyuluhan terkait kegawatdaruratan, sehingga pemahaman mereka masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan Karang Taruna dalam menghadapi bencana, khususnya banjir. Metode yang digunakan meliputi edukasi, sosialisasi, demonstrasi, dan simulasi. Tahapan kegiatan mencakup pelatihan peran Karang Taruna saat bencana, penanganan kegawatdaruratan seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta simulasi evakuasi banjir. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kesiapsiagaan dan resiliensi, dengan rata-rata peningkatan kemampuan sebesar 50,75% dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000, menandakan perubahan signifikan sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan ini menghasilkan kader siaga yang mampu menerapkan strategi mitigasi dan penanggulangan bencana, serta membentuk kemandirian komunitas dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Luaran kegiatan meliputi video pembelajaran RJP, poster mitigasi, publikasi ilmiah, media massa, dan dokumentasi video. Program ini didanai oleh hibah pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025.
Kata Kunci: Mitigasi bencana, Kegawat daruratan, Resiliensi, karang taruna
References
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Kegawatdaruratan
Megawati, S., Abidin, I., Mulyati, I., Saman, M. Bin, Khotimah, N.I.H.H. Meningkatkan Peran Keluarga Dalam Tanggap Darurat Bencana Pandemik Covid 19. Abdimas Siliwangi, 2021, 4(1): 27–44. Dapat diakses melalui ; https://doi.org/10.22460/AS.V4I1P51-60.6436 3
Puspitasari, Dewi Cahyani; Aini, Mei Nurul; Satriani, Rina. Penguatan Resiliensi dan Strategi Penghidupan Masyarakat Rawan Bencana. In: Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA). 2019. p. 1-10.
Sari, Novita; Dayurni, Popi; Nur, Maulida. Pengembangan Edu-Game dalam Meningkatkan Kesadaran Mitigasi Bencana untuk Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2023, 4.2: 555-567. Dapat diakses melalui ; https://murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/352/158
BPBD, Geoportal Bencana Indonesia. 2025. Dapat diakses melalui: https://gis.bnpb.go.id/
Hardy, Fathinah Ranggauni; Pulungan, Rafiah Maharani; Permatasari, Putri. Pembentukan Tim Desa Tangguh Bencana Berbasis Masyarakat Pada Masa Pandemi Covid-19. IKRA-ITH ABDIMAS, 2020, 3.3: 221-227
Hadi, Suprayoga. Pengurangan risiko pandemi covid-19 secara partisipatif: suatu tinjauan ketahanan nasional terhadap bencana. Indonesian Journal of Development Planning, 2020, 4.2: 177-190
Khotimah, Nur Intan Hayati Husnul, et al. Peningkatan Kesiapsiagaan Kader PKK Cibiru Wetan untuk Ketahanan Bencana di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2022, 7.2: 411-424. Dapat diakses melalui https://jurnal.unmabanten.ac.id/index.php/jppm/article/view/87
Muslim, Dede Nur Aziz, et al. Santri Siaga Mencegah Bencana Pandemik Covid-19. Jurnal Abdimas PHB: Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 2021, 4.2: 267-276. Dapat diakses melalui; http://ejournal.poltekharber.ac.id/index.php/abdimas/article/view/2305
Novrialdy, Eryzal; Nirwana, Herman; Ahmad, Riska. High school students understanding of the risks of online game addiction. Journal of Educational and Learning Studies, 2019, 2.2: 113-119.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
American Heart Association. Highlights of the 2020 AHA Guidelines for CPR and ECC [Internet]. 2020 [cited 2025 Nov 18]. Available from: https://cpr.heart.org
Coppola DP. Introduction to International Disaster Management. 1st ed. Butterworth-Heinemann; 2007.
Fitriadi A, Rahmawati D, Sari NR. Mitigasi bencana berbasis masyarakat. J Ilmu Sos dan Ilmu Politik. 2017;21(2):145–58.
Ramli S. Pedoman Praktis Manajemen Bencana di Rumah Sakit. Jakarta: EGC; 2010.
World Health Organization. Community-based health care, including outreach and campaigns, in the context of the COVID-19 pandemic [Internet]. 2017 [cited 2025 Nov 18]. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/WHO-2019-nCoV-Comm_health_care-2020.1
Downloads
Published
Issue
Section
License
1. Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).