Implementasi penggunaan perangkat pembelajaran mathematics in context dalam rangka peningkatan kemampuan pemecahan masalah guru SD terpencil

Authors

  • Riza Zahrah Universitas Perjuangan
  • Geri Syahril Sidik Universitas Perjuangan
  • Winarti Dwi Febriani Universitas Perjuangan

DOI:

https://doi.org/10.22460/as.v7i1.21717

Abstract

Gugus 2 Kecamatan Cipicung Kabupaten Kuningan terdiri dari 9 sekolah dasar. Masing-masing sekolah memiliki 9 guru kelas yang tergabung dalam sebuah Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 2. Sehingga anggota KKG di Gugus 2 Kecamatan Cipicung berjumlah 54 orang untuk guru kelas. Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua KKG Gugus 2 kecamatan Cipicung ini bahwa eberapa Sekolah Dasar yang tergabung dalam gugus 2 ini termasuk ke dalam daerah terpencil. Akses menuju kesana cukup jauh dan medan yang ditempuh agak sulit, jalannya yang banyak rusak dan berlubang. Sehingga diantaranya SD Suganangan termasuk ke dalam sekolah daerah terpencil. Permasalahan di mitra adalah kurangnya inovasi SDM dalam pembelajaran di kelas. Sehingga perlunya solusi transfer teknologi mengenai Mathematics in Contexs (MiC) yang dituangkan dalam sebuah pereangkat pembelajaran, dalam pengabdian ini perangkat pembelajaran yang digunakan adalah Lesson Plan dan Desain didaktis. Metode pelaksanaan yang digunakan pada kegiatan PKM ini meliputi metode transfer teknologi (workshop) dan pendampingan berkelanjutan dari Tim Pelaksana kepada mitra secara bertahap selama 5 pertemuan. Hasil PkM ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai MiC sebesar 0,33 atau peningkatan dengan kategori sedang.

References

Maier, H. ( 1995). Kompendium Didaktik Matematika. Bandung: Remaja Rosdakarya.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, Va.: National Council of Teachers of Mathematics. Niss,.

Sangster, M. (2020). Mathematics in Context. In Engaging Primary Children in Mathematics (pp. 3–26). Briana Villarrubia Encyclopaedia Britannica. https://doi.org/10.5040/9781474270991.ch-009

Scherer, R., Meßinger-Koppelt, J., & Tiemann, R. (2014). Developing a computer-based assessment of complex problem solving in Chemistry. International Journal of STEM Education, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/2196-7822-1-2

Schoenfeld, A. (1985). Mathematical problem solving. Orlando, FL: Academic Press.

Zahrah, R. F. (2018). Peningkatan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Masalah Kontekstual Matematika. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(2), 119-126.

Zahrah, R. F., & Suryana, Y. (2019). Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) dalam Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Bangsa, 6(1), 69-75.

Zahrah, R. F., & Febriani, W. D. (2020). A contextual problem based of local wisdom improve the ability to solving a word problem mathematics students of elementary school. PrimaryEdu: Journal of Primary Education, 4(1), 55-64.

Zahrah, R. F., Nugraha, F., Mahendra, H. H., & Suryana, D. (2020). Sosialisasi Kompetensi Guru Dan Penggunaan Masalah Kontekstual Dalam Pembelajaran di Lembaga Pendidikan Al-Ma'arif Kuningan. Journal of Empowerment Community, 2(1), 97-104.

Zahrah, R. F., Suryana, Y., & Enok, E. (2020, March). The Application of The Teaching Contextual Learning (CTL) to Increase The Motivation to Study Primary School Student. In International Conference on Elementary Education (Vol. 2, No. 1, pp. 893-

Zahrah, R. F., & Febriani, W. D. (2021). Kepercayaan Diri Siswa Berpengaruh terhadap Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(5), 4064-4075.

Downloads

Published

2024-03-18