Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai strategi ketahanan kesehatan untuk mendukung program Kampung Iklim

Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai strategi ketahanan kesehatan untuk mendukung program Kampung Iklim

Authors

  • Sri Setyaningsih Universitas Islam Lamongan
  • Siska Ayu Wulandari Universitas Islam Lamongan
  • Ersanda Nurma Praditapuspa Universitas Hang Tuah
  • Akmal Salim Asyhar Universitas Islam Lamongan
  • Alfina Agustin Rahma Dani Universitas Islam Lamongan
  • Durrotul Afiyah Universitas Islam Lamongan
  • Imroatul Hamidah Universitas Islam Lamongan
  • Muthia Amanda Renata Universitas Islam Lamongan
  • Nur Lailatul Aini Universitas Islam Lamongan
  • Santi Rahmawati Universitas Islam Lamongan
  • Zia Retno Utami Universitas Islam Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.22460/as.v8i3.29364

Keywords:

Adaptasi Iklim, Ketahan Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, ProKLim, Tanaman Obat Keluarga

Abstract

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif nasional untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Salah satu bentuk penguatan ProKlim yang relevan dan aplikatif di tingkat rumah tangga adalah melalui pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan dan iklim masyarakat melalui pemanfaatan TOGA yang terintegrasi dengan kegiatan adaptasi perubahan iklim. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan budidaya TOGA, dan pendampingan pembuatan kebun TOGA di pekarangan warga dengan membagi menjadi 5 titik lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat TOGA, peningkatan ketersediaan tanaman obat di rumah tangga, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya ketahanan iklim berbasis komunitas. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan indikator adaptasi ProKlim, khususnya di sektor kesehatan dan ketahanan pangan. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain yang tengah mengembangkan ProKlim.

References

Fadilah, L., S Lestari, M. (2021). Peran tanaman obat keluarga (TOGA) dalam pengurangan emisi dan kesehatan masyarakat. Bandung: Lingkungan Sehat Press.

Gendrowati, E. (2015). Pelestarian tanaman obat melalui penghijauan dan budidaya berkelanjutan. Yogyakarta: Pustaka Alam Lestari.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement vs traditional methods: A six-thousand- student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.

Hidayat, R., Sari, D. N., S Maulana, A. (2022). Diversifikasi pangan dan obat lokal dalam ketahanan bencana. Jakarta: Pusat Studi Ketahanan Pangan.

Karim, A. (2017). Kesadaran lingkungan dan perilaku masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Bandung: Pustaka Hijau.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2012). Pedoman pelaksanaan program kampung iklim (ProKlim). Jakarta: KLHK.

Khair, M. (2015). Gerakan apotek hidup: Warisan kepemimpinan Soeharto dalam pelestarian tanaman obat. Jakarta: Pustaka Bangsa.

Negara, I. M., Suryani, N. L., S Putra, A. G. (2015). Persepsi masyarakat terhadap perubahan iklim dan dampaknya. Yogyakarta: Penerbit Lingkungan Sosial.

Nugroho, T., S Pratiwi, R. (2020). Strategi adaptasi iklim berbasis komunitas melalui kebun pekarangan. Yogyakarta: Penerbit Agroforestri Nusantara.

Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible "hidden variable" in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268.

Peraturan MenteriLingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.84/MenLHK- Setjen/Kum.1/11/2016 tentang Program Kampung Iklim

Reid, H., Alam, M., Berger, R., Cannon, T., Huq, S., S Milligan, A. (2009). Community-based adaptation to climate change: An overview. London: International Institute for Environment and Development (IIED).

Susanti, R. (2019). Keanekaragaman hayati lokal dan pelestarian tanaman obat di wilayah perkotaan. Yogyakarta: Pustaka Alam Lestari.

Wahyudi, A. (2019). Dampak emisi gas rumah kaca terhadap perubahan iklim global.

Jakarta: Penerbit Lingkungan Hidup.

Wulandari, S., S Arifin, B. (2021). Ruang hijau dan kualitas lingkungan perkotaan.

Bandung: Penerbit Lingkungan Sejahtera.

Downloads

Published

2025-10-07

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 1359 times
Loading...