Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai strategi ketahanan kesehatan untuk mendukung program Kampung Iklim
DOI:
https://doi.org/10.22460/as.v8i3.29364Kata Kunci:
Adaptasi Iklim, Ketahan Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, ProKLim, Tanaman Obat KeluargaAbstrak
Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif nasional untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Salah satu bentuk penguatan ProKlim yang relevan dan aplikatif di tingkat rumah tangga adalah melalui pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan kesehatan dan iklim masyarakat melalui pemanfaatan TOGA yang terintegrasi dengan kegiatan adaptasi perubahan iklim. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan budidaya TOGA, dan pendampingan pembuatan kebun TOGA di pekarangan warga dengan membagi menjadi 5 titik lokasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat TOGA, peningkatan ketersediaan tanaman obat di rumah tangga, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya ketahanan iklim berbasis komunitas. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan indikator adaptasi ProKlim, khususnya di sektor kesehatan dan ketahanan pangan. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain yang tengah mengembangkan ProKlim.
Referensi
Fadilah, L., S Lestari, M. (2021). Peran tanaman obat keluarga (TOGA) dalam pengurangan emisi dan kesehatan masyarakat. Bandung: Lingkungan Sehat Press.
Gendrowati, E. (2015). Pelestarian tanaman obat melalui penghijauan dan budidaya berkelanjutan. Yogyakarta: Pustaka Alam Lestari.
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement vs traditional methods: A six-thousand- student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.
Hidayat, R., Sari, D. N., S Maulana, A. (2022). Diversifikasi pangan dan obat lokal dalam ketahanan bencana. Jakarta: Pusat Studi Ketahanan Pangan.
Karim, A. (2017). Kesadaran lingkungan dan perilaku masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Bandung: Pustaka Hijau.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2012). Pedoman pelaksanaan program kampung iklim (ProKlim). Jakarta: KLHK.
Khair, M. (2015). Gerakan apotek hidup: Warisan kepemimpinan Soeharto dalam pelestarian tanaman obat. Jakarta: Pustaka Bangsa.
Negara, I. M., Suryani, N. L., S Putra, A. G. (2015). Persepsi masyarakat terhadap perubahan iklim dan dampaknya. Yogyakarta: Penerbit Lingkungan Sosial.
Nugroho, T., S Pratiwi, R. (2020). Strategi adaptasi iklim berbasis komunitas melalui kebun pekarangan. Yogyakarta: Penerbit Agroforestri Nusantara.
Meltzer, D. E. (2002). The relationship between mathematics preparation and conceptual learning gains in physics: A possible "hidden variable" in diagnostic pretest scores. American Journal of Physics, 70(12), 1259–1268.
Peraturan MenteriLingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.84/MenLHK- Setjen/Kum.1/11/2016 tentang Program Kampung Iklim
Reid, H., Alam, M., Berger, R., Cannon, T., Huq, S., S Milligan, A. (2009). Community-based adaptation to climate change: An overview. London: International Institute for Environment and Development (IIED).
Susanti, R. (2019). Keanekaragaman hayati lokal dan pelestarian tanaman obat di wilayah perkotaan. Yogyakarta: Pustaka Alam Lestari.
Wahyudi, A. (2019). Dampak emisi gas rumah kaca terhadap perubahan iklim global.
Jakarta: Penerbit Lingkungan Hidup.
Wulandari, S., S Arifin, B. (2021). Ruang hijau dan kualitas lingkungan perkotaan.
Bandung: Penerbit Lingkungan Sejahtera.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Proposed Policy for Journals That Offer Open Access
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).