Pelatihan model pembelajaran Blended Culture bagi para guru di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar

Pelatihan model pembelajaran Blended Culture bagi para guru di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar

Authors

  • Vera Kristiana Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah

DOI:

https://doi.org/10.22460/as.v9i2.30884

Keywords:

pelatihan, blended culture, model pembelajaran

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru melalui pelatihan penerapan Model Pembelajaran Blended Culture di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar. Model Blended Culture merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran tatap muka dan daring dengan penguatan nilai-nilai budaya serta karakter keislaman yang relevan dengan lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep, pelatihan berbasis workshop, diskusi interaktif, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran berbasis Blended Culture. Peserta kegiatan adalah para guru dari berbagai mata pelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran Blended Culture, kemampuan merancang RPP inovatif, serta kesiapan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang kontekstual, adaptif terhadap teknologi, dan selaras dengan nilai budaya serta religius sekolah. Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta dan diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas proses pembelajaran di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar secara berkelanjutan.

References

Dziuban, C., Graham, C. R., Moskal, P. D., Norberg, A., & Sicilia, N. (2018). Blended learning: the new normal and emerging technologies. International journal of educational technology in Higher education, 15(1), 3.

Graham, C. R. (2018). Current research in blended learning. Handbook of distance education, 173-188.

Onojetah, S. O. (2020). Challenges and Coping Strategies for Enhancing the Effectiveness of Distance Learning in Achieving Business Education Objectives. Journal of Educational and Social Research, 10(3), 151-151.

Putri, R. S., Purwanto, A., Pramono, R., Asbari, M., Wijayanti, L. M., & Hyun, C. C. (2020). Impact of the COVID-19 pandemic on online home learning: An explorative study of primary schools in Indonesia. International journal of advanced science and technology, 29(5), 4809-4818.

Setyowati, D., & Ardiansyah, A. S. (2025, February). Telaah buku ajar elektronik etnomatematika dengan model PBL dan pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir kritis. In Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Matematika Unnes (pp. 22-33).

Siregar, N., & Manurung, R. T. (2019). Integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.21831/jpk.v9i1.23456

Suhet, M., Rahmawati, Y., & Prasetyo, Z. K. (2023). Teacher professional development through blended learning approach: A systematic review. Journal of Education and Training Management, 5(2), 101–112.

Jihad, A. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Penerbit Erlangga.

Tasa, J. L. (2020). Pengembangan bahan ajar berbasis budaya lokal dalam pembelajaran blended learning. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 189–198.

Widodo, A., Nursaptini, N., Novitasari, S., Sutisna, D., & Umar, U. (2020). From face-to-face learning to web base learning: How are student readiness. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 10(2), 149-160.

Downloads

Published

2026-06-22

Issue

Section

Articles

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 57 times
Loading...