Kolase sebagai Media Pembelajaran dengan Kulit Telur dalam Meningkatkan Kemampuan Emosional Anak Usia Dini

Authors

  • Nyi Mastatin PAUD Nurul Jihad, Kab. Cianjur
  • Rohmalina Rohmalina Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.22460/ceria.v9i3.22713

Keywords:

Collage, Eggshell, Emotional Development

Abstract

Anak usia di bawah 7 tahun akan dengan mudah menerima berbagai macam stimulus salah satunya stimulus kemampuan emosional. Dalam penelitian ini terdapat permasalahan bahwa di PAUD Nurul Jihad terdapat kemampuan emosional anak khususnya pada kelompok B terlihat masih perlu untuk ditingkatkan karena kurangnya stimulus, ini disebabkan kegiatan yang ada di PAUD Nurul jihad kurang menstimulus kemampuan emosioanal anak, untuk itu dalam penelitin ini akan melakukan kegiatan meningkatkan kemampuan emosional dengan kegiatan kolase. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan emosional anak melalui media kolase dengan kulit telur pada kelompok B PAUD Nurul Jihad. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan observasi. Subjek dalam peneitian ini adalah lima anak kelompok B di PAUD Nurul Jihad. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil akhir menunjukan penilaian indikator dan penilaian berkembang sesuai harapan pada semua indikator dicapai lima anak Berdasarkan penelitian, wawancara dan observasi terbukti bahwa kegiatan tersebut dapat meningkatkan emosioanal anak dengan media kolase kulit telur pada kelompok B.   Children under the age of seven are highly receptive to various types of stimulation, including emotional development. Based on observations conducted at PAUD Nurul Jihad, the emotional abilities of children, especially those in Group B, still needed improvement due to the lack of learning activities that stimulated emotional development. Therefore, this study implemented eggshell collage activities to improve children's emotional abilities. The purpose of this study was to improve the emotional abilities of children in Group B at PAUD Nurul Jihad through eggshell collage activities. This study employed a descriptive qualitative research method. Data were collected through observations. The participants were five children from Group B at PAUD Nurul Jihad. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that all five children achieved the "Developing as Expected" category across all assessment indicators. Based on the observations and interviews, eggshell collage activities were found to be effective in improving the emotional abilities of children in Group B at PAUD Nurul Jihad.

References

Aprianti, E. (2017). Penerapan pembelajaran BCM (bermain, cerita, menyanyi) dalam konteks perkembangan sosial emosional anak usia dini di Kober Baiturrohim Kabu-paten Bandung Barat. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 3(2), 195-211. https://doi.org/10.22460/ts.v3i2p195-211.651

Arianti, A. (2019). Suasana menyenangkan untuk pembelajaran anak. Retreived 22 januari 2022 from : https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/didaktika/article/download/161/90

Banu S., (2017) pentingnya stimulus emosional pada anak usia dini. Retreived 12 Mei 2022. From : https://id.theasianparent.com/cara-mengembangkan-sosial-emosional-anak

Martiningsih, E., Widiatsih, A., & Kustiyowati, K. (2021). Implementasi kegiatan kolase dengan media loose part untuk mengembangkan sosial emosional anak. Journal of Education Technology and Inovation, 4(2), 14-21. https://jurnal.unipar.ac.id/index.php/jeti/article/view/597

Nurmalitasari (2015). Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. Retreived 12 Mei 2022 From:https://kampusitahnews.iain-palangkaraya.ac.id/sosok/mahasiswa/2020/01/13/perkembangan-sosial-emosional-anak-usia-dini/

Rohmalina, R., Lestari, R. H., & Alam, S. K. (2019). Analisis keterlibatan ayah dalam mengembangkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1). https://doi.org/10.29313/GA.V3I1.4809

Syarief. H., (2002). Pentingnya Pendidikan Sepanjang Hayat. Retreived 3 mei 2021 from: https://www.paud.id/7-alasan-pentingnya-pendidikan-anak-paud-menurut-para-ahli/

Sugiyono, (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sari, J. (2014). Peran lingkungan keluarga bagi perkembangan emosional anak. Jurnal universitas medan. 3(4), 1-2.

Yanti, M., Sumitra, A., & Wulansuci, G. (2022). Efektifitas Media Audio Visual Dalam Proses Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Pada Pembelajaran Dar-ing. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 5(2), 224-231. 10.22460/ceria.v5i2.10425

Wandi, Z. N., & Mayar, F. (2019). Analisis Kemampuan Motorik Halus dan Kreativitas pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 351-358. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.347

Zaini, H., & Dewi, K. (2017). Pentingnya media pembelajaran untuk anak usia dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 81-96. https://doi.org/10.19109/ra.v1i1.1489

Published

2026-06-25

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 12 times