Implementasi Pembelajaran Berbasis Sains untuk Mengembangkan Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dini

Authors

  • Nani Sumarni Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cempaka 03, Kota Bandung
  • Rohmalina Rohmalina Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.22460/ceria.v9i2.29273

Keywords:

Naturalist Intelligence, Science Learning, Early Childhood

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah pendidikan awal yang merupakan dasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia bisa ditingkatkan dengan kecerdasan. Salah satu kecerdasan yang bisa ditanamkan adalah kecerdasan Naturalis. Kecerdasan Naturalis adalah kemampuan merasakan bentuk serta menghubungkan benda yang ada di alam. Untuk menstimulus kecerdasan naturalis bisa menerapkan berbagai metode pembelajaran, salah satunya pembelajaran Sains. Untuk merespons hal itu maka peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan naturalis melalui pembelajaran sains. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang relevan, Adapun subjek penelitian sebanyak 12 anak kelompok B. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan naturalis anak mengalami peningkatan  ketika disampaikan melalui pembelajaran sains, dari 12 anak terdapat lima anak  yang mencapai perkembangan sangat baik (BSB), tiga anak masih berkembang sesuai harapan (BSH) dan empat anak mulai berkembang (MB). Dengan demikian perkembangan kecerdasan naturalis anak melalui pembelajaran sains dapat dikatakan berkembang sangat baik (BSB).   Early Childhood Education (ECE) serves as a foundational pillar for enhancing the quality of human resources, primarily through the cultivation of various intelligences. Among these, naturalist intelligence—the ability to identify, categorize, and relate to elements in the natural environment—is crucial. This study aims to investigate the enhancement of naturalist intelligence through science-based learning. Utilizing a descriptive qualitative approach, data were collected via observation, interviews, and documentation. The subjects consisted of 12 children in Group B. Data analysis was conducted through reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal a significant improvement in children’s naturalist intelligence when science learning is integrated with naturalist intelligence. Specifically, five children achieved the Developing Very Well criteria, three reached Developing as Expected, and four were at the Starting to Develop stage. Consequently, the study concludes that science learning is an effective method for fostering robust naturalist intelligence in early childhood.

References

Dwikayani, Y. (2018). Meningkatkan Kecerdasan Naturalis Anak Melalui Kegiatan Berkebun. Jurnal Tumbuh Kembang, 5(1).

Ganiev, A. G., Ganieva, S. A., & Bahodirova, G. B. (2021). The importance of applying “Multi-Intelligence Theory” to the educational process. The American Journal of Ap-plied Sciences, 3(03), 93-103. https://www.researchgate.net/profile/Abduqahhor-Ganiev/publication/350794222_The_Importance_Of_Applying_Multi-Intelli-gence_Theory_To_The_Educational_Process/links/66eac3d419c9496b1fa79eff/The-Importance-Of-Applying-Multi-Intelligence-Theory-To-The-Educational-Process.pdf

Mursid. (2018). Belajar dan pembelajaran PAUD. PT Remaja Rosdakarya

Mirawati, M., & Nugraha, R. (2017). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Berkebun. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 1(1), 13-27. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v1i1.50

Meliani, F., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2021). Sumbangan Pemikiran Ian G. Barbour Mengenai Relasi Sains Dan Agama Terhadap Islamisasi Sains. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(7), 673-688.

Nafiqoh, H., & Wulansuci, G. (2020). Mengembangkan sikap sains anak usia dini melalui metode pembelajaran eksperimen berbasis belajar di rumah (BDR). Tunas Sili-wangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Ban-dung, 6(2), 98-104. https://doi.org/10.22460/ts.v6i2p%25p.2144

Rohenah, R., Rusdiyani, I., & Rosidah, L. (2021). Meningkatkan kecerdasan naturalis melalui pembelajaran sains. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1). https://dx.doi.org/10.30870/jpppaud.v8i1.11568

Roos, Annie R. Hoekstra – de.(dalam zoya 2015) Naturalistic Intelligence International Montessori Schools and Child. Development Centres Brussels, Belgium.

Salim, E., & Hariyanti, D. P. D. (2014). Upaya meningkatkan kemampuan sains anak me-lalui metode inkuiri pada Kelompok B di TK Mojokerto 3 Kedawung Sragen tahun ajaran 2013/2014. PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2 Oktober). https://doi.org/10.26877/paudia.v3i2%20Oktober

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Afabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Utami, S.P. (2019). Pembelajaran Sains Untuk Anak Usia Dini. Royyan Press Subang

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI No 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.

Rohmalina. (2016). “3R” (Reduce, Reuse, Recyle) “Sebagai Inovasi Media Pembelajaran PAUD dalam Menyongsong Indonesia Bebas Sampah di PAUD Siaga Kota Cimahi”. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 2 (2), 43-53. https://doi.org/10.22460/ts.v2i2p43-53.333

Published

2026-04-07

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 1195 times