Analisis Kegiatan Pointillism Art Terhadap Kemampuan Kreativitas Seni Rupa Untuk Anak Usia Dini

Authors

  • Siska Yuliani Kelompok Bermain (Kober) Atsilah, Kab. Bandung Barat
  • Heni Nafiqoh Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi
  • Regita Musfita Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.22460/ceria.v9i3.31530

Keywords:

Pointillism Art, Visual Art, Early Childhood

Abstract

Pada dasarnya setiap anak mempunyai potensi kreatif. Oleh karena itu, anak memerlukan kegiatan yang dapat mengembangkan potensi kreatifnya. Kreativitas pada anak dapat0dikembangkan melalui kegiatan0seni rupa. Salah satu kegiatan yang mengembangkan kreativitas seni rupa anak adalah kegiatan seni pointillism art. Pointillism art merupakan sebuah karya seni yang dilakukan dengan menggunakan bantuan media cotton buddan cat air. Dengan demikian anak mampu berkarya melalui kegiatan seni pointillism art dengan menggunakan teknik titik-titik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kreativitas seni rupa berkembang dalam kegiatan pointillism art pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai penelitian. Subjek penelitian ini adalah guru serta kepala sekolah Kober atsilah dan anak usia 5-6 tahun dengan jumlah sebanyak 5 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan wawancara. Analisis data penelitian ini0menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pointillism art dinilai sangat baik dalam mengembangkan0kreativitas seni rupa pada anak usia 5-6 tahun. Kegiatan pointillism art dapat menarik perhatian anak dan dapat membuat anak bersemangat dalam belajar, karena anak dapat bermain warna dan berkreasi menghasilkan karya seni, sehingga belajar seni0nampaknya sangat menyenangkan bagi anak.   Every child possesses creative potential that can be nurtured through appropriate learning activities. One effective way to develop children's creativity is through visual arts activities, such as pointillism. Pointillism is an art technique that uses dots created with cotton buds and watercolour paint, allowing children to express their creativity by producing unique works of art. The purpose of this study was to examine the development of visual arts creativity through pointillism activities among children aged 5–6 years. This study employed a descriptive qualitative research design. The participants included the principal, teachers, and five children aged 5–6 years at Kober Atsilah. Data were collected through observations and interviews and analysed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicated that pointillism art activities effectively promoted the development of children's visual arts creativity. These activities attracted children's attention, increased their enthusiasm for learning, and encouraged them to explore colours creatively while producing their own artworks, making the learning process more enjoyable.

References

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Debeturu, Balandina & Wijayaningsih, L. (2019). Meningkatkan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun melalui Media Magic Puffer Ball. Jurnal Obsesi, 3(1), 233–240. 10.31004/obsesi.v3i1.180

Hanafi, H. (2018). Kreativitas Seni melalui Kegiatan Bermain Membentuk Bebas Terarah pada Anak Kelompok B di Tk Pariama Kecamatan Wawotobi. Jurnal Pembelajaran Seni Dan Budaya, 3(1), 11-15. http://ojs.uho.ac.id/index.php/JPSB

Boyd, H. (2013). Paint It. www.education.com.

Ing, Jusilin & Sahibil. (2022). Penggunaan Medium Cotton Bud Sebagai Teknik Titik Untuk Meningkatkan Kaedah Mewarna Daun Pokok Dalam Kalangan Kanak-Kanak Tahun 4. Jurnal Gendang Alam (Ga), 12(2), 1-14. https://doi.org/10.51200/ga.v12i2.3822

Istiqomah, M., Sepdwiko, D., & Putra, R. E. (2022). Pembelajaran Menggambar Model Alat Musik Tradisional Dengan Teknik Pointilis Pada Siswa Kelas Viii Smpn 41 Palembang. Besaung : Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 7(2), 139–145. https://doi.org/10.36982/jsdb.v7i2.2482

Kismartanto, E. (2021). Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Budaya Materi Seni Lukis Aplikatif Menggunakan Teknik Pointilis. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 3(2), 132-136. https://doi.org/10.24176/jpp.v3i2.5739

Mayar, F., Sari, D. N., & Hijriani, A. (2019). Analisa Manfaat Seni Untuk Mengoptimalkan Perkembangan Anak Usia Dini, 3(6), 1359–1364. https://doi.org/10.31004/jptam.v3i6.359

Mulyani, N. (2017). Pengembangan Seni Anak Usia Dini. Bandung: PT. Remaja Rodakarya.

Septia, A. R., & Mayar, F. (2019). Strategi Pembelajaran Seni Lukis Dengan Media Cotton Bud Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Muttaqin Bangkinang Kota. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(6), 1397-1402. https://doi.org/10.31004/jptam.v3i6.369

Surya, C. M., Momon & Athiroh, W. S. (2023). Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Bermain Finger Painting. Jurnal Bakti Tahsinia, 1(1), 9-14. https://jurnal.rakeyansantang.ac.id/index.php/JBT/article/view/253

Rohamah, T., Nirmala, I., & Putri, F. E. (2021). Peningkatan Kreativitas Seni Rupa Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 3497–3507. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i2.1425

Rohmawati, A. (2020). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Melalui Kegiatan Blow Painting Untuk Anak Usia 5-6 Tahun. 2019/2020 Skripsi (IKIP Siliwangi)

Safaridah, D. (2013). Macam-Macam Kreativitas Motorik Halus Untuk Anak Usia Dini. Bandung: Azzira Printing.

Wibiati, A. (2021). Upaya Menumbuhkan Daya Kreativitas Anak Melalui Penerapan Metode Steam Dengan Media Loose Parts Di Ra Walisongo Jerakah Tugu, Kota Semarang Tahun Ajaran 2020/2021. 2020/2021 Skripsi (Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang). https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/16195

Published

2026-07-01

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times