Peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar pada siswa di SDN 1 Cisantana
DOI:
https://doi.org/10.22460/collase.v8i6.29269Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas III di SDN I Cisantana, menilai tingkat kemandirian belajar siswa, mengidentifikasi faktor pendukung, serta mengkaji kendala dan upaya orang tua dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan wali kelas, siswa kelas III, dan orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara singkat, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua cukup baik, mencakup peran sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Kemandirian belajar siswa tergolong cukup baik, meski belum merata di semua aspek. Faktor pendukung yang ditemukan meliputi pemberian hadiah, pujian, nasihat, kata penyemangat, teguran, serta komunikasi aktif mengenai pelajaran. Namun, terdapat kendala berupa sifat anak yang mudah berubah suasana hati, malas belajar, lebih suka bermain, dan masih bergantung pada orang tua dalam kegiatan belajar. Upaya orang tua untuk mengatasi hambatan dilakukan dengan pendekatan fleksibel sesuai kondisi emosional anak, komunikasi mendalam, pemberian motivasi tegas namun mendukung, membiasakan anak tanpa pengingat, serta memberikan apresiasi atas usaha mandiri. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi bagi orang tua, guru, dan siswa dalam meningkatkan kemandirian belajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurulita Fitriani, Dudung Abdu Salam, Nunu Nurfirdaus

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.