Pengembangan media kartu lucu ceria menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD kelas IV
DOI:
https://doi.org/10.22460/collase.v9i4.31342Abstract
Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan penting dalam pendidikan abad ke-21. Namun, masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam menganalisis serta mengaitkan nilai-nilai pancasila dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media kalcer yang diintegrasikan dengan model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari Borg & Gall dengan delapan tahapan, yaitu Penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk awal, uji coba lapangan, revisi akhir dan uji produk akhir. Subjek penelitian terdiri meliputi siswa sekolah dasar yang terlibat dalam tiga tahap pengujian yaitu uji terbatas (5 siswa), uji luas (15 siswa) dan uji produk (25 siswa). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, lembar validasi, angket respon, serta tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas yang baik. Validasi ahli media 89,2% (sangat layak) dan validasi materi 76% (layak). Peningkatan kemampuan berpikir kritis ditunjukkan melalui nilai N-Gain sebesar 0,5 (Kategori sedang) pada uji terbatas serta 0,7 (kategori tinggi) pada uji luas dan uji produk. Hasil ini menunjukkan bahwa media kalcer berbasis model jigsaw efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muthya Syunadah, Sri Nurhayati, Muhammad Ghiyats Ristiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.