Pengembangan media Digital Box berbantuan model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar

Authors

  • Gamarani Purnama IKIP Siliwangi
  • Teti Sobari IKIP Siliwangi
  • D Fadly Pratama IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.22460/collase.v9i4.31626

Abstract

This research was motivated by the low critical thinking skills of students in science learning. It aimed to develop Digital Box media assisted by the Problem Based Learning model and examine its effectiveness in improving elementary school students’ critical thinking skills. The study used a Research and Development (R&D) method based on the Borg and Gall model through eight stages. Participants were fifth-grade students of Babakan Sari State Elementary School, involving 15 students in the limited trial and 25 students in the wider trial. Data were collected through interviews, expert validation, critical thinking test, and response questionnaires. Validation results showed the media was highly feasible, with scores of 90% from media experts and 100% from material experts. The media was effective in improving students critical thinking skills, shown by an n-gain score of 0.5665 in the moderate category and a paired sample t test significance value of p < 0.001. Student responses reached 96% and teacher responses 100%. Therefore, the PBL assisted Digital Box media was proven effective for science learning in improving students critical thinking.

Keywords: Digital Box, Problem Based Learning, Critical Thinking.

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini. Penelitian bertujuan menghasilkan media Digital Box berbantuan Problem Based Learning sekaligus mengetahui efektivitas penggunaannya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi delapan tahap. Penelitian melibatkan siswa kelas V SD Negeri Babakan Sari, terdiri atas 15 siswa pada uji terbatas dan 25 siswa pada uji luas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, validasi ahli, tes kemampuan berpikir kritis, serta angket respons. Berdasarkan hasil validasi, media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 90% dari ahli media dan 100% dari ahli materi. Efektivitas media ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan berpikir kritis dengan nilai N-Gain 0,5665 berkategori sedang dan hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001. Respons siswa mencapai 96% dan respons guru sebesar 100%. Dengan demikian, Digital Box berbantuan PBL dinyatakan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Kata Kunci: Digital Box, Problem Based Learning, Berpikir Kritis.

Downloads

Published

2026-07-18

Issue

Section

Articles

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 54 times