Pengembangan media flashcard digital berbasis model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas III Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.22460/collase.v9i4.31846Abstract
Proses pembelajaran yang kurang variatif menyebabkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar belum berkembang secara optimal. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta terbatasnya penggunaan media inovatif membuat siswa kurang aktif dalam memahami materi pelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan media pembelajaran flash card digital berbasis Problem Based Learning (PBL) yang layak dan efektif digunakan pada siswa kelas III sekolah dasar. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE dengan lima tahapan, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SD S Purnama Kota Cimahi dengan melibatkan 20 siswa pada tahap uji coba luas. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi ahli, lembar observasi, serta tes pretest dan posttest kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil validasi menunjukkan media memperoleh nilai kelayakan sebesar 96,15% dari ahli materi dan 86,53% dari ahli media yang termasuk kategori sangat layak. Penggunaan media juga menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 65,25 menjadi 85,25. Nilai N-Gain sebesar 0,6161 menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis berada pada kategori sedang. Oleh karena itu, media flash card digital berbasis PBL dinilai mampu mendukung proses pembelajaran secara lebih efektif dan interaktif.
Kata Kunci: Flash Card Digital, PBL, Pembelajaran Interaktif, Berpikir Kritis
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Karisma Nur Aqidah, Nelly Fitriani, Sofyan Nur Mahardhika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.