MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DI TK KARTIKA XIX-43 CIMAHI

Tini Suryaningsih, T Effendy Suryana, Chandra Asri Windarsih

Abstract


The unique individual child is believed to be an absolute character. The number of developmental achievements that children must master requires parents and teachers to play a high role in it. Cognitive is the main aspect of child development because cognitive can affect other abilities. The recognition of number symbols is one of the cognitive indicators. The problem that was found was that the child did not know the symbol of the number well and was often confused. Engklek as a traditional category game is used as learning in providing stimulus. Classroom Action Research (CAR) was used in this study. The research subjects used were children of group A aged 4-5 years with a total of 13 people and class teachers. Data obtained through observation, interviews, and documentation. The data analysis used was descriptive qualitative analysis. Research shows that the crank is successful in improving the recognition of number symbols in children. The teacher plays a role in encouraging children's ability to recognize number symbols. The achievement at each stage was 0% during the initial pre-action observation, 8% in the first cycle, 31% in the second cycle, and 77% in the third cycle. This crank is considered adequate to be applied as a learning activity because it provides many benefits. Children can recognize the symbols and sequence of numbers, count, and recognize the logarithmic form of the crank.

Individu anak yang unik diyakini sebagai karakter mutlak. Banyaknya capaian perkembangan yang harus anak kuasai menuntut orang tua maupun guru memberikan peranan tinggi di dalamnya. Kognitif menjadi aspek pokok dalam tumbuh kembang anak karena kognitif dapat mempengaruhi kemampuan-kemampuan lainnya. Pengenalan lambang bilangan adalah salah satu dari indikator kognitif. Permasalahan yang ditemukan adalah anak belum mengenal lambang bilangan secara baik dan masih sering tertukar. Engklek sebagai permainan kategori tradisional dijadikan pembelajaran dalam pemberian stimulus.Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian yang digunakan adalah anak kelompok A usia 4-5 tahun dengan jumlah 13 orang dan guru kelas. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa engklek berhasil meningkatkan pengenalan lambang bilangan pada anak.Guru memegang peran dalam mendorong kemampuan anak mengenal lambang bilangan. Pencapaian pada setiap tahap adalah 0% saat observasi awal pratindakan, 8% pada siklus I,  31% pada siklus II dan 77% pada siklus III. Dengan ini engklek dianggap memadai untuk diterapkan sebagai kegiatan pembelajaran karena memberi banyak manfaat. Anak dapat mengenal lambang dan urutan bilangan, membilang, serta mengenal bentuk logaritma dari engklek.


Keywords


Cognitive; Number Symbol; Traditional Game Engklek

Full Text:

PDF

References


Desvarosa, E. (2016). Penerapan per- mainan tradisional engklek dalam meningkatkan kemampuan kognitif

anak usia 5-6 tahun di TK Bina Guna. JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED, 6(1).

Firmansyah, G., Rahayu, E. D., & Irwan- syah, I. (2019). Model Pembela- jaran Gerak Dasar Melompat melalui Modifikasi Permainan Tra- disional Engklek pada Anak Seko- lah Dasar. TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School, 2(2), 111-117.

Hamidah, I., & Ismiatun, A. N. (2020). MENINGKATKAN KEMAM- PUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN MELALUI KALENG ENGKLEK. CERIA (Cerdas En- ergik Responsif Inovatif Adaptif), 3(3), 260-265.

Nissa, A. K., Agustini, F., & Kiswoyo, K. (2019). Keefektifan Permainan Tradisional Engklek terhadap Keaktifan Belajar PPKn Siswa Ke- las III SD Negeri 1 Karangmulyo Kendal. MODELING: Jurnal Pro- gram Studi PGMI, 6(1), 45-55.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebu- dayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta.

Pradana, P. H. (2016). Pengaruh Per- mainan Balok Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Usia Dini. Ju- rnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 117-124.

Rosa, W. (2019). Peningkatan Kemam- puan Mengenal Angka Melalui Permainan Engklek Modifikasi di TK Islam Iqra’Kinali Pasaman Barat. Inovtech, 1(2).

Sugiono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Rizki, N. B., Jaya, M. T. S., & Surahman,

M. (2016). Pengenalan Lambang Bilangan Anak Usia Dini Melalui Permainan Engklek. Jurnal Pen- didikan Anak, 2(1).

Windarsih, C. A. (2017). Aplikasi Teori Umpan Balik (Feedback) Dalam Pembelajaran Motorik Pada Anak Usia Dini. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 2(1), 20-29.




DOI: http://dx.doi.org/10.22460/ceria.v4i2.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ceria is published by PG-PAUD of IKIP Siliwangi, Indonesia

Publisher Address:

Terusan Jenderal Sudirman Street, Cimahi

Building D, First Floor, Room D-13

IKIP Siliwangi, Bandung, West Java Indonesia, 40526

Telp/Fax: (022) 6629913, 
Email: ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Click to access: Ceria Journal

 

P-ISSN: 2614-6347

E-ISSN: 2714-4107

View My Stats