Penggunaan Media Congklak Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Pembagian Bilangan Cacah di SD

Jurinih Jurinih(1*), Yusuf Suryana(2), Nana Ganda(3)

(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini berlatar belakang karena peneliti ingin mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar matematika tentang konsep pembagian bilangan cacah di kelas II SDN 1 Pagerageung, namun masih sebagian dari peserta didik yang belum dapat meningkatkan hasil belajarnya. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana keefektifan media congklak terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi pembagian bilangan cacah, selain itu media ini juga dapat memudahkan peserta didik menyelesaikan permasalahan terkait pembagian bilangan cacah yang mereka anggap rumit. Cara kerja media congklak ini sangat sederhana, untuk menyelesaikan soal pembagian, peserta didik hanya perlu memasukan biji congklak kedalam lobang sesuai dengan soal yang diberikan oleh guru dan menghitung berapa banyaknya biji pada seluruh lobang. Pemnfaatan media congklak ini dalam proses pembelajaran matematika dikelas dapat menghilangkan kesan matematika yang rumit dan sulit dimengerti. Karena dengan memanfaatkan media ini peserta didik dapat secara langsung menggali pengetahuan dan keterampilan dalam berhitung, membuat materi yang abstrak menjadi kongkret, serta peserta didik senang belajar karena disamping itu juga mereka dapat bermain. Sehingga peserta didik jadi lebih muda dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan disetiap siklusnya meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakkan, observasi dan juga refleksi. Siklus berhenti ketika target keberhasilan telah tercapai. Instrument penggumpulan data yang di gunakan yaitu : Lembar tes hasil belajar, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, dan wawancara dengan guru kelas II. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya. Peningkatan tersebut di tunjukkan dengan nilai rata-rata hasil belajar siklus I dengan nilai rata-rata 79% dan siklus II terjadi peningkatan dengan memperoleh nilai rata-rata 90%. Maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan media congklak dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika tentang konsep pembagian bilangan cacah pada kelas II SDN 1 Pagerageung.

Keywords


Keefektifan Media Congklak, Hasil Belajar, Pembagian Bilangan Cacah

Full Text:

PDF

References


Alamiah, U. S., & Afriansyah, E. A. (2017). “Perbandingan kemampuan komunikasi matematis siswa antara yang mendapatkan model pembelajaran problem based learning dengan pendekatan realistic mathematics education dan open-ended”. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 207-216.

Agustin, P. S. “Desain Didaktis Keliling Persegi Panjang Berbasis Model Pembelajaran SPADE”. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2), 33-41.

Hewi, L., & Shaleh, M. (2020). Refleksi Hasil PISA (The Programme For International Student Assesment): Upaya Perbaikan Bertumpu Pada Pendidikan Anak Usia Dini). Jurnal Golden Age, 4(01), 30–41. https://doi.org/10.29408/jga.v4i01.2018

Imawati, T., & Dharma, U. S. (2016). “Diagnosis Kesulitan Belajar Matematika Pada Materi Luas dan Keliling Lingkaran di Kelas VIII E SMP Negeri 2 Jatinom”. Universitas Sanata Dharma: Yogyakarta.

Kholil, M., & Zulfiani, S. (2020). “Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Matematika Siswa Madrasah Ibtidaiyah Da ’ watul Falah Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi”. Journal of Primary Education, 1(2), 151–168.

Nengsih, G. A., & Pujiastuti, H. (2021). Analisis Kesulitan dalam Menyelesaikan Soal Materi Operasi Bilangan Cacah Siswa Sekolah Dasar. JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika), 6(2), 293. https://doi.org/10.30998/jkpm.v6i2.9941

Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006

Rahayuningsih, S. (2017). “Penerapan model pembelajaran matematika model auditory intellectually repetition (AIR)”. Erudio Journal of Educational Innovation, 3(2), 67-83.

Rahmadita, V. (2021). “Desain Didaktis Luas Daerah Persegi Berbasis Model Pembelajaran SPADE”. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1), 148-155.

Salim Nahdi, D. (2019). Keterampilan Matematika Di Abad 21. Jurnal Cakrawala Pendas, 5(2), 133–140. https://doi.org/10.31949/jcp.v5i2.1386

Salim Nahdi, D., & Cahyaningsih, U. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sd Kelas V Dengan Berbasis Pendekatan Saintifik Yang Berorientasi Pada Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa. Jurnal Cakrawala Pendas, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.31949/jcp.v5i1.1119

Simanullang, M. C. (2020). Pengaruh Model Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik (Pmr) Terhadap Kemandirian Belajar Siswa. Paradikma:Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 1–8. https://doi.org/10.24114/paradikma.v13i3.22916




DOI: http://dx.doi.org/10.22460/collase.v5i6.12267

Article Metrics

Abstract view : 379 times
PDF - 10 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
View My Stats