PENGARUH PENGGUNAAN BUKU CERITA ANAK BERMUATAN LITERASI EMOSI TERHADAP LITERASI EMOSI PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR

Cyntia Cyntia(1*)

(1) Universitas Pendidikan Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku cerita anak bermuatan literasi emosi terhadap literasi emosi peserta didik kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan desain eksperimental. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test melalui pendekatan kuantitatif.  Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V salah satu Sekolah Dasar di Tasikmalaya, dengan jumlah peserta didik sebanyak 10 orang responden. Instrumen yang digunakan adalah memberikan pretest dan posttest lebar penilaian diri peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kuantitatif deskripstif dengan perhitungan uji beda atau uji paired simple t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan literasi emosi peserta didik dengan presentase dan kategori 30% sangat tinggi, 40% tinggi,  dan 30% sedang, serta nilai asympt sig 0,01 maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan buku cerita anak bermuatan literasi emosi memiliki pengaruh yang sangat efektif terhadap peningkatkan literasi emosi peserta didik.


Keywords


Literasi Emosi, Buku Cerita Anak, Sekolah Dasar.

Full Text:

PDF

References


Akbağ, M., Küçüktepe, S. E., & Özmercan, E. S. (2016). A Study on Emotional Literacy Scale Development. Journ Nal of Education and Training g Studies, 4(5), 85–91. https://doi.org/10.11114/j

Apriliya, S. (2020). Pengembangan Model P-IKADKA Berbasis Representasi Diri Tokoh Cerita Pada Pembelajaran Apresiasi Sastra sebagai Afirmasi Literasi Diri Siswa SD. Universitas Pendidikan Indonesia.

Bachtiar, E. S. binti, & Sihes, A. J. (2016). Kompetensi Kognitif Pembelajaran Apresiasi Sastra Di Sekolah Dasar. Gramatika STKIP PGRI Sumatera Barat, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.22202/jg.2016.v2i1.1395

Esti, I. (2013). Pengajaran sastra. Ombak.

Killick, S. (2006). , Emotional Literacy at the Heart of the School Ethos.

Kusdiana, A. (2010). Pembelajaran apresiasi sastra cerita terpadu model connected untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 11(1), 81–82.

Roffey, S. U. E. (2007). Transformation and Emotional Literacy : The role of school leaders in developing a caring community. 13(1), 16–30.

Saptawuryandari, N. (2014). Cerita Pendek Anak Dalam Majalah Bobo Tahun 1980‐an Sebagai Bacaan Pendidikan Karakter. Atavisme, 17(2), 254–263. https://doi.org/10.24257/atavisme.v17i2.14.254-263

Sharp, P., Sharp, P., & Service, S. P. (2010). Pastoral Care in Education Promoting Emotional Literacy : Emotional Literacy Improves and Increases Your Life. International Journal of Personal, Social and Emotional Development, 3944, 8–10. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/1468-0122.00165

Winans, A. E. (2020). Engaging Difference Cultivating Critical Emotional Literacy : Cognitive and Contemplative Approaches to Engaging Difference. 75(2), 150–170.




DOI: http://dx.doi.org/10.22460/collase.v5i6.12288

Article Metrics

Abstract view : 123 times
PDF - 19 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
View My Stats