Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini melalui Kegiatan Sains

Authors

  • Iin Irawati Taman Kanak-kanak (TK) Putra 1, Kota Bandung
  • Rohmalina Rohmalina Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi
  • Dida Firmansyah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.22460/ceria.v8i6.27909

Keywords:

Science Experiment, Problem-Solving Skills

Abstract

Perkembangan kognitif pada anak usia dini merupakan bagian penting dalam aspek perkembangan anak usia dini. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap kegiatan pembelajaran di TK Putra 1, kelompok B1 ditemukan masalah pada perkembangan aspek kognitif, khususnya dalam kemampuan pemecahan masalah anak masih kurang. Anak belum mampu menunjukkan aktivitas menyelidiki dan eksploratif melalui kegiatan pembelajaran, serta menunjukkan sikap kreatif dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi ketika anak mengerjakan tugas-tugasnya. Karena kemampuan pemecahan masalah pada anak belum menunjukkan perkembangan yang optimal, maka dalam proses pembelajaran terlihat peran guru lebih banyak berpusat pada guru dibandingkan berpusat pada anak, dan metode lembar kerja anak (LKA) lebih sering digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan kemampuan pemecahan masalah melalui kegiatan sains pada anak kelompok B1 TK Putra 1. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun subjek dari penelitian ini adalah 10 anak kelompok B1 di TK Putra 1. Sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang diambil dari model miles dan huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 anak yang di observasi ada beberapa anak yang mengalami peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang optimal, anak dapat mengolah informasi yang didapat dari pembelajaran, anak memiliki kemampuan pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari.   Cognitive development in early childhood is an essential aspect of early childhood growth. Based on observations of learning activities in Putra 1 Kindergarten, Group B1, several problems were identified in the cognitive domain, particularly related to children’s problem-solving abilities, which remained underdeveloped. The children were not yet able to demonstrate investigative and exploratory skills through learning activities, nor were they able to show creativity in solving problems encountered during task completion. Due to the suboptimal development of children’s problem-solving abilities, the learning process tended to be more teacher-centered than child-centered, with the child worksheet method used more frequently. This study aims to determine the improvement in problem-solving abilities through science activities in Group B1 children at Putra 1 Kindergarten. The study employed a qualitative descriptive method. The subjects consisted of 10 children from Group B1. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing based on the Miles and Huberman model. The findings showed that among the 10 children observed, several demonstrated significant improvement in their problem-solving abilities. The children were able to process information gained from learning activities. They demonstrated the ability to apply problem-solving skills in their daily lives.

References

Adinda, S. D., & Suhardini, A. D. (2022). Pengaruh Kegiatan Sains Pencampuran Warna untuk Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Kelompok A2. Jurnal Riset Pendidikan Guru Paud, 2 (1), 29-34. https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=2916696&val=25651&title=Pengaruh%20Kegiatan%20Sains%20Pencampuran%20Warna%20untuk%20Mengembangkan%20Kemampuan%20Pemecahan%20Masalah%20Kelompok%20A2

Hasbi, M., & Wulandari, R. (2020). Bermain Sains. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Putri, K. (2020). Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak TK B di Gugus IV Kecamatan Banguntapan, Bantul. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 386-395. https://journal.student.uny.ac.id/pgpaud/article/viewFile/16968/16386

Putri, S. U., & Taqiudin, A. A. (2022). Steam-PBL : Strategi Pengembangan Kemampuan Memecahkan Masalah Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 856–867. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1270

Rohmalina, R. (2015). Pelatihan Model Pembelajaran Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Paud Di Kota Cimahi. EMPOWERMENT: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, 4(1), 93-102. https://doi.org/10.22460/empowerment.v4i1p93-102.560.09

Rusli, M. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 48-60. 10.55623/au.v2i1.18

Setiasih, O. (2017). Penerapan Model pembelajaran proyek dalam meningkatkan kemampuan Pemecahan masalah KPM. Laporan Hasil Penelitian.

Utami, D. P., Melliani, D., Maolana, F. N., Marliyanti, F., & Hidayat, A. (2021). Iklim organisasi kelurahan dalam perspektif ekologi. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(12), 2735-2742. 10.47492/jip.v1i12.536

Utami, L. O., Utami, I. S., & Sarumpaet, N. (2017). Penerapan metode problem solving dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui kegiatan ber-main. Tunas Siliwangi: Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 3(2), 175-180. https://doi.org/10.22460/ts.v3i2p175-180.649

Published

2025-12-13

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 1353 times