Dampak Permainan Tradisional Terhadap Karakter Disiplin Anak Usia Dini

Authors

  • Ditasari Fitrina Nur Rohman Taman Kanak-kanak (TK) Sandhy Putra, Kota. Bandung
  • Dedah Jumiatin Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Kota. Cimahi

DOI:

https://doi.org/10.22460/ceria.v9i4.31576

Keywords:

Disciplined Character, Early Childhood, Traditional Game

Abstract

Karakter disiplin yaitu karakter pembiasaan yang menerapkan aturan dalam suatu kegiatan. Maka karakter disiplin dapat terbentuk melalui permainan tradisional, permainan tradisional yaitu permainan yang dilakukan secara turun menurun oleh anak pada daerah-daerah masing-masing. Permainan tradisional sangat menyenangkan untuk anak, Anak Usia 5-6 tahun yaitu anak yang berumur 5-6 tahun yang sedang mengalami masa keemasan.  Maka penelitian ini bertujuan untukmengetahui dampak permainan tradisional terhadap karakter disiplin anak usia dini pada anak usia 5-6 tahun di TK Sandhy Putra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 anak. Data penelitian ini menggunakan instrument penelitian berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data meliputi aktivitas reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan anak dapat berkembang melalui permainan oray-orayan, engklek, dan congklak. Dengan melalui permainan ini anak merasa menyenangkan dan semangat, anak dapat menyadari akibat bila tidak disiplin dalam permainan tradisional, taat dan tanggung jawab terhadap aturan bermain, dapat menunggu giliran saat permainan tradisional berlangsung, anak dapat merapikan mainan dan kursi isaat selelsai kegiatan, dan anak dapat saling mengingatkan dan saling menjaga bermain.

 

Discipline is a habitual character that applies rules in an activity. Therefore, discipline can be formed through traditional games. Traditional games are games that are played from generation to generation by children in their respective regions. Traditional games are very enjoyable for children, namely children aged 5-6 years who are experiencing their golden age. Therefore, this study aims to determine the impact of traditional games on the discipline character of early childhood in children aged 5-6 years at Sandhy Putra Kindergarten. The research method used is descriptive-qualitative. The subjects of this study were 10 children. The data for this study were collected using research instruments in the form of interviews, observations, and documentation studies. Data analysis includes data reduction activities, data displays, and drawing conclusions. The results of the study show that children can develop through games of oray-orayan, engklek, and congklak. By playing this game, children feel happy and enthusiastic, children can realize the consequences of not being disciplined in traditional games, obey and be responsible for the rules of the game, can wait for their turn when the traditional game is in progress, children can tidy up toys and chairs when the activity is finished, and children can remind each other and look after each other while playing.

 

References

Astuti, B., & Wathon, A. (2024). Penerapan Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Sistim Informasi Mana-jemen, 7(3), 1642-1671. 259-MJU-530-1-10-20240623.pdf.

Harbiyanto, A., & Lay, J. C. (2023). Konsep Diri Penyandang Difabel Panti Asuhan me-lalui Komunikasi (Studi Deskriptif Kualitatif di Lembaga Sosial Anak Panti Asuhan Stellamaris Nangahure, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka). Journal on Edu-cation, 5(2), 2707-2720. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2

Husein, M. MR. (2021). Lunturnya Permainan Tradisional. Aceh Anthropological Journal, 5(1), 1-15. https://doi.org/10.29103/aaj.v5i1.4568

Lestari, R. H., Sumitra, A., Nurunnisa, R., & Fitriawati, M. (2020). Perancangan perencanaan pembelajaran anak usia dini melalui sistem informasi berbasis web-site. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1396-1408. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.770

Nuraeni, L., Jumiatin, D., & Westhisi, S. M. (2022). Penyuluhan model pembelajaran inovatif paud holistik integratif melalui aplikasi canva untuk guru paud. Abdimas Siliwangi, 5(2), 338-348. https://doi.org/10.22460/as.v5i2.10339

Nironi, E., & Jumiatin, D. (2023). Pengembangan Media Permainan Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Usia Dini. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 6(4), 380-390. https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/ceria/article/view/17670

Novitasari, W., & Khotimah, N. (2016). Dampak penggunaan gadget terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun. Jurnal PAUD Teratai, 5(3), 182-186. 230643476-libre.pdf (d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net)

Purnamasari, A., & Afriansyah, E. A. (2021). Kemampuan komunikasi matematis siswa smp pada topik penyajian data di pondok pesantren. Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 207-222. https://doi.org/10.31980/plusminus.v1i2.896

Rachman, F., Ramadhan, Z. F., Armanjaya, S., Gumantan, A., Yuliandra, R., & Rifqi, M. (2023). Pelestarian olahraga tradisional melalui festival permainan tradisional se-kota bandar lampung. PROFICIO, 4(2), 157-163. https://doi.org/10.36728/jpf.v4i2.2687

Rianti, E., & Mustika, D. (2023). Peran Guru dalam Pembinaan Karakter Disiplin Peserta Didik. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 360-373. https://doi.org/10.36728/jpf.v4i2.2687

Rohman, D. F., & Nafiqoh, H. (2023). PERAN ORANG TUA DALAM PEMBEN-TUKAN KARAKTER MANDIRI ANAK USIA DALAM PEMBELAJARAN DARING. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 6(2), 133-138. https://doi.org/10.22460/ceria.v6i2.15514

Rosita, T., Nurhayati, S., Jumiatin, D., Rosmiati, A., & Abdu, W. A. (2020). Using Tra-ditional Role-Play Games By Adults To Nurture A Culture Of Cooperation Among Children Amidst Wide-Spread Engagement In Online Games Within Today’s Tech-nological Society. Multidisciplinary Review Journal: Journal of Critical Reviews. 7(7), 184-186 Journal-of-Critical-Reviews-USING-TRADITIONAL-ROLE-PLAY-GAMES-BY-ADULTS-TO-NURTURE-A-CULTURE-OF-COOPERATION-AMONG-CHILDREN-AMIDST-WIDE-SPREAD-ENGAGEMENT-IN-ONLINE-GAMES-WITHIN-TODAYS-TECHNOLOGICAL-SOC.pdf (re-searchgate.net)

Sabartiningsih, M., Muzakki, J. A., & Durtam, D. (2018). Implementasi Pemberian Re-ward Dan Punishment Dalam Membentuk Karakter Disiplin Anak Usia Dini. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 60-77. http://dx.doi.org/10.24235/awlady.v4i1.2468

Utami, F., & Prasetyo, I. (2021). Pengasuhan keluarga terhadap perkembangan karakter disiplin anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1777-1786. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.995

Wuryandani, W., Maftuh, B., & Budimansyah, D. (2014). Pendidikan karakter disiplin di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 33(2). https://doi.org/10.21831/cp.v2i2.2168

Published

2026-07-17

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 71 times