PENGARUH PERMAINAN MAZE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SIMBOLIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN

Ermi Nurlaela, Lenny Nuraeni

Abstract


Early childhood is an individual who is in a period of very rapid growth and development, proper stimulation needs to be given at this time so that children can develop all aspects of their development optimally. One of them is the cognitive aspect of the scope of the child's symbolic thinking ability. Because with the ability to think symbolically, children can develop the ability to think about an object even though the object is not in front of them. To improve symbolic thinking skills in early childhood cannot be separated from the role of an educator. The indicators of symbolic thinking in children aged 5–6 years are: children are able to count by mentioning the number symbols 1–10, children are able to count using number symbols, children are able to match numbers according to number symbols, children are able to recognize various kinds of letter symbols, as well as children able to describe various kinds of objects in the form of pictures and writing. In this study, researchers used the Library Research method or the usual literature study, where researchers obtained information from several sources. The researcher used the technique of collecting data by using documentation techniques and using data analysis, namely the content analysis method. The results of this study, in accordance with the findings that the researchers got, through the maze game the child's symbolic thinking ability can be optimally stimulated. By creating an attractive and fun classroom atmosphere for students.

Anak usia dini merupakan individu yang sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, stimulasi yang tepat perlu di berikan pada masa ini agar anak dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangannya secara optimal. Salah satunya yaitu aspek kognitif dalam lingkup kemampuan berpikir simbolik anak. Karena dengan kemampuan berpikir simbolik, anak dapat mengembangkan kemampuan berpikur mengenai suatu benda meskipun benda tersebut tidak ada dihadapannya. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini tidak terlepas dari peranan seorang pendidik. Adapun Indikator berpikir simbolik pada anak usia 5–6 tahun yaitu: anak mampu berhitung dengan menyebutkan lambang bilangan 1–10, anak mampu berhitung dengan menggunakan lambang bilangan, anak mampu mencocokkan angka sesuai lambang bilangan, anak mampu mengenal berbagai macam lambang huruf , serta anak mampu menggambarkan berbagai macam benda baik berbentuk gambar maupun tulisan.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode Library Researchatau yang biasa dengan studi kepustakaan dimana peneliti mendapatkan informasi dari beberapa sumber. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan teknik dokumentasi dan menggunakan analisis data yaitu metode analisa isi (content analysis).Hasil dari penelitian  ini, sesuai dengan temuan-temuan yang peneliti dapatkan, melalui permainan maze kemampuan berpikir simbolik anak dapat terstimulus dengan optimal. Dengan menciptakan suasana kelas yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik.


Keywords


Maze Game; Symbolic Thinking Ability

References


Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Bodedarsyah, A., & Yulianti, R. (2019). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini Kelompok A (Usia 4-5 Tahun) Dengan Media Pembelajaran Lesung Angka. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 2(6). 354-358.

Constantina, E. L., & Rachma, H. (2015). Pengaruh Permainan Maze Angka Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan1-10 Pada Anak Kelompok A. Jurnal Teratai, 4(2).

Fadlillah, M. (2017). Buku Ajar Bermain & Permainan Anak Usia Dini. Jakarta : Kencana.

Irsad, M. (2018). Metode Maria Montessori Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 1(1), 51-58.

Mukhtar, L. & UKHAIRINA, d. (2013). Orientasi Baru Pendidikan Anak Usia Dini Teori dan Aplikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group). Hlm, 117-118

Nuraeni, L., & Riyanto, A. (2017). Efektivitas Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Terhadap Peningkatan Kompetensi Pedagogik Pendidik PAUD (Studi Deskriptif Pada Pendidik PAUD Di Kota Cimahi). Jurnal Ilmiah P2M STKIP Siliwangi, 4(1), 21-29.

Nursyamsiah, H., Cendana, T. P., Rohaeti, E. E., & Alam, S. K. (2019). Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini Pada Usia 5-6 Tahun. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 2(6), 286-294)

Rozalena, R., & Kristiawan, M. (2017). Pengelolaan Pembelajaran Paud dalam Mengembangkan Potensi Anak Usia Dini. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 2(1).

Saamu, T. (2016). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Permainan Peti Harta Karun Pada Anak Kelompok A TK Wasintalalo Kecamatan Batupoaro Kota Baubau (Doctoral dissertation, IAIN Kendari).

Santoso, S. (2007). Dasar-dasar pendidikan TK. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suela Kadek, I. (2015). Permainan Maze Untuk Mereduksi Perilaku Self Stimulation Pada Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 7(3).

Sujiono, Y. N. (2009). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. Jakarta: Indeks

Utami, W. Y. D., Jamaris, M., & Meilanie, S. M. (2020). Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 67-76.




DOI: http://dx.doi.org/10.22460/ceria.v4i2.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Ceria is published by PG-PAUD of IKIP Siliwangi, Indonesia

Publisher Address:

Terusan Jenderal Sudirman Street, Cimahi

Building D, First Floor, Room D-13

IKIP Siliwangi, Bandung, West Java Indonesia, 40526

Telp/Fax: (022) 6629913, 
Email: ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Click to access: Ceria Journal

 

P-ISSN: 2614-6347

E-ISSN: 2714-4107

View My Stats