Penelitian bertujuan untuk memetakan kinerja guru dalam mengembangkan kemampuan literasi numerasi siswa inklusif di SDN Gugus I Kopang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran sebagian besar guru hanya membuat RPP bagi siswa regular saja, dan merasa kesulitan dalam menyusun PPI (Program Pembelajaran Individual) yang berorientasi literasi numerasi bagi siswa inklusif. Pada pelaksanaan pembelajaran guru sudah mampu menggunakan model, metode, dan media pembelajaran yang relative bervariasi dan dapat mengakomodir kebutuhan siswa inklusif. Selama pembelajaran siswa regulrer terlihat bekerja sama, berdiskusi, dan membantu siswa inklsif untuk memahami materi yang disampaikan guru. Guru juga memberikan pendampingan dan atau bimmbingan khusus secara individual bagi siswa inklusif baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Sedangkan untuk peenilaian pembelajaran, guru juga sudah berusaha menyusun instrument dan butir soal yang berbeda untuk siswa regular dengan siswa inklusif.