Implementasi Permainan Tradisional Berbasis Socratic Method Terhadap Pengembangan Nilai Karakter Kemandirian Siswa Sekolah Dasar

Intan Pangestika(1*)

(1) Universitas Pendidikan Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan dari kegiatan permainan tradisional yang diintegrasikan dengan penerapan metode sokratik atau socratic method terhadap pengembangan nilai karakter kemandirian siswa di sekolah dasar serta untuk mengetahui bagaimana respon guru dan siswa terhadap kegiatan tersebut. Permainan tradisional pada penelitian ini menggunakan permainan balap karung, gobak sodor, boy boyan, dan ular naga. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kombinasi atau mix method dengan mengombinasikan 2 pendekatan yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif dan dilakukan dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian masing-masing untuk kelas eksperimen maupun kelas kontrol terdiri dari 33 siswa kelas V sekolah dasar. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian skala sikap yaitu angket penilaian karakter kemandirian serta lembar respon siswa dan hasil wawancara guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi permainan tradisional berbasis socratic method pada siswa sekolah dasar terdapat peningkatan yang signifikan terhadap nilai karakter kemandirian siswa sekolah dasar. Penelitian ini berimplikasi pada perkembangan karakter kemandirian siswa selama mengikuti kegiatan permainan tradisional.

Keywords


Permainan Tradisional, Socratic Method, Nilai Karakter Kemandirian

References


Abdullah Irwan. (2017). GLOKALISASI IDENTITAS MELAYU: Potensi dan Tantang Budaya dalam Reproduksi Kemelayuan. Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 6(No 2), 1–7. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1161/mhj.v5i2.742.g659

Agusniatih, A., & Manopa, J. M. (2019). Keterampilan Sosial Anak Usia Dini: Teori dan Metode Pengembangan. Edu Publisher

Banu Setyo Adi et al. (2020). Implementasi Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa. Jurnal pendidikan Anak, 33.

Bilda, W. (2016). Pendidikan karakter terencana melalui pembelajaran matematika. AlphaMath: Journal of Mathematics Education, 2(1), 46–53.

Dikbud, B., & Tokyo, K. (n.d.). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

DIKBUD. (2017). Pemajuan Kebudayaan (Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6055). Lembaran Negara Republik. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, 73,5. www.peraturan.go.id

Gumilar, S., & Budiman, D. M. (2018). Meningktakan Argumentation Skill Dan Kemampuan Kognitif Calon Guru Ipa Sd Melalui Socratic method. Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Pembelajaran Fisika, 4(1), 23–32. https://doi.org/10.30870/gravity.v4i1.3115.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam.

Nor Izatil Hasanah & Hardiyanti Pratiwi. (2016). Pengembangan Anak Melalui Permainan Tradisional. Sleman, Yogyakarta, Indonesia: Aswaja Pressindo.

Pangestuti, D. S., Latifah, N., Guru, P., Dasar, S., & Tangerang, U. M. (2019). Pengaruh Metode Socriates Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V. 3(1), 85–94

Rusmana, N. 2009. Bimbingan dan Konseling Kelompok di Sekolah (Metode, Teknik dan Aplikasi). Bandung: Rizqi Press




DOI: http://dx.doi.org/10.22460/collase.v5i5.12261

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.
View My Stats