Penguatan Literasi Awal Anak melalui Program Bermain Sambil Belajar Berbasis Cerita Rakyat Lokal

Authors

  • Ifat Fatimah Zahro IKIP Siliwangi
  • Syah Khalif Alam IKIP Siliwangi
  • Wikanengsih Wikanengsih IKIP Siliwangi
  • Rohmalina Rohmalina IKIP Siliwangi
  • Ema Aprianti IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.22460/jp-pro.v2i1.31281

Abstract

Literasi awal merupakan fondasi perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini, namun implementasinya di satuan PAUD masih cenderung berorientasi pada latihan akademik yang kurang kontekstual. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi awal melalui pendekatan bermain sambil belajar berbasis cerita rakyat lokal sebagai sumber belajar yang bermakna dan berakar pada budaya komunitas. Secara konseptual, kegiatan ini berpijak pada teori literasi emergen dan pembelajaran konstruktivistik yang menekankan interaksi, imajinasi, serta pengalaman simbolik anak. Metode pelaksanaan menggunakan desain partisipatoris melalui pelatihan guru, pendampingan implementasi, dan evaluasi berbasis observasi serta asesmen perkembangan bahasa terhadap 35 anak PAUD. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan menyimak, kosakata, dan kesadaran fonologis, disertai meningkatnya keterlibatan belajar anak dan kreativitas guru dalam mengembangkan media naratif. Program ini menyimpulkan bahwa integrasi cerita rakyat lokal dalam aktivitas bermain edukatif efektif memperkuat literasi awal sekaligus menumbuhkan apresiasi budaya sejak dini.

Published

2026-01-20

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 408 times