Penerapan Model Pembelajaran STEAM untuk Meningkatkan Kreativitas Guru Sekolah Dasar dalam Merancang Media Interaktif
Kata Kunci:
STEAM, kreativitas guru, media interaktif, Sekolah Dasar, pelatihanAbstrak
Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut guru Sekolah Dasar untuk memiliki kemampuan kreatif dalam merancang media pembelajaran yang interaktif dan kontekstual. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan media konvensional yang kurang menarik dan belum mengintegrasikan pendekatan sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika (STEAM) secara efektif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru Sekolah Dasar melalui pelatihan penerapan model pembelajaran STEAM dalam merancang media interaktif yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran era digital. Landasan teoretis kegiatan ini merujuk pada konsep pembelajaran integratif berbasis proyek (Yakman & Lee, 2012) serta teori konstruktivisme Vygotsky (1978) yang menekankan pentingnya pembelajaran kolaboratif dan kontekstual. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap analisis kebutuhan, pelatihan berbasis workshop, pendampingan pembuatan media, dan evaluasi hasil karya peserta. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan kreativitas https://www.adenomyosisadviceassociation.org/hysterectomy guru dengan skor rata-rata pre-test 63,4 meningkat menjadi 88,7 pada post-test. Selain itu, 92% peserta mampu menghasilkan media interaktif berbasis STEAM dengan kategori sangat baik. Kesimpulan menunjukkan bahwa penerapan model STEAM mampu menjadi strategi efektif dalam mengembangkan kreativitas guru SD dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.





