Optimalisasi Gerakan Literasi Sekolah melalui Program Kelas Baca Kolaboratif Berbasis Komunitas
DOI:
https://doi.org/10.22460/jp-pro.v2i1.31278Kata Kunci:
Gerakan Literasi Sekolah, Kelas Baca, KomunitasAbstrak
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) menghadapi tantangan berupa rendahnya keterlibatan komunitas dan keberlanjutan praktik literasi di luar jam pembelajaran. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan GLS melalui Kelas Baca Kolaboratif berbasis komunitas yang mengintegrasikan sekolah, orang tua, relawan literasi, dan taman bacaan. Konseptualisasi program merujuk pada pendekatan literasi sosial dan teori pembelajaran kolaboratif yang menekankan partisipasi aktif serta ekosistem literasi berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan desain partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan modul baca tematik, pelatihan fasilitator, implementasi kelas baca selama delapan minggu, serta evaluasi melalui observasi, angket, dan refleksi mitra. Hasil menunjukkan peningkatan frekuensi membaca siswa, keterlibatan orang tua, dan ketersediaan bahan bacaan kontekstual. Diskusi menegaskan bahwa kolaborasi multipihak memperkuat budaya literasi dan menciptakan model replikatif berbasis komunitas. Disimpulkan bahwa Kelas Baca Kolaboratif efektif sebagai strategi penguatan GLS yang adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.





