Penguatan Kompetensi Guru dalam Identifikasi Dini Permasalahan Psikososial Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.22460/jp-pro.v2i1.31280Kata Kunci:
Kompetensi Guru, Identifikasi Dini, Psikososial, Peserta DidikAbstrak
Permasalahan psikososial peserta didik di satuan pendidikan dasar dan menengah menunjukkan tren peningkatan, namun kapasitas guru dalam melakukan identifikasi dini masih belum optimal. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dalam mendeteksi indikator awal permasalahan psikososial melalui pendekatan berbasis school mental health dan prinsip perkembangan peserta didik. Metode pelaksanaan menggunakan desain partisipatif dengan tahapan asesmen kebutuhan, pelatihan berbasis lokakarya, simulasi studi kasus, serta pendampingan implementasi instrumen skrining sederhana. Kegiatan melibatkan 42 guru dari tiga sekolah mitra dan dievaluasi melalui pretest–posttest serta observasi praktik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan konseptual, keterampilan identifikasi gejala awal, dan kepercayaan diri guru dalam melakukan rujukan internal. Pembahasan menegaskan bahwa penguatan kapasitas berbasis praktik reflektif dan supervisi kolaboratif efektif meningkatkan sensitivitas guru terhadap dinamika psikososial peserta didik. Disimpulkan bahwa model pelatihan terstruktur dan berkelanjutan berkontribusi positif terhadap penguatan sistem deteksi dini di sekolah.





