Optimalisasi Literasi Membaca Kritis melalui Program Pojok Baca Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.22460/jp-pro.v2i1.31283Kata Kunci:
Literasi Membaca Kritis, Pojok BacaAbstrak
Rendahnya kemampuan literasi membaca kritis peserta didik sekolah dasar menuntut intervensi berbasis lingkungan belajar yang kontekstual dan berkelanjutan. Program ini bertujuan mengoptimalisasi literasi membaca kritis melalui pengembangan Pojok Baca Sekolah berbasis teori literasi kritis dan pendekatan konstruktivistik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode partisipatif kolaboratif meliputi tahap perencanaan, penataan ruang literasi, penyediaan bahan bacaan berjenjang, pelatihan guru, serta pendampingan implementasi strategi membaca reflektif dan dialogis. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan analisis tugas membaca kritis siswa sebelum dan sesudah program. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mengidentifikasi gagasan utama, mengevaluasi argumen, dan menyusun tanggapan reflektif. Selain itu, terjadi penguatan budaya literasi sekolah melalui keterlibatan guru dan siswa secara konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi Pojok Baca yang terintegrasi dengan strategi pedagogis kritis efektif meningkatkan kualitas literasi membaca kritis dan layak direplikasi sebagai model pengabdian berbasis sekolah.





