Understanding the concept of the deep learning approach in using storytelling methods in elementary schools
DOI:
https://doi.org/10.22460/jpp.v5i1.27467Kata Kunci:
Deep Learning Approach, Elementary School Teachers, Storytelling MethodAbstrak
Pembelajaran mendalam dalam konteks pendidikan menekankan pada penguasaan materi secara teoritis dan pembelajaran bermakna yang melibatkan pengalaman dan situasi nyata serta mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif serta memecahkan masalah melalui kegiatan eksploratif dan interaktif, seperti bercerita. Metode bercerita dipilih karena dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan partisipasi, dan menumbuhkan motivasi intrinsik siswa. Oleh karena itu, guru harus terlebih dahulu memahami konsep pendekatan pembelajaran mendalam secara menyeluruh dalam metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman guru tentang pendekatan pembelajaran mendalam dalam penggunaan metode bercerita di sekolah dasar, serta tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan metode bercerita dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah 10 guru sekolah dasar di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian guru memiliki pemahaman yang positif tentang pentingnya pendekatan pembelajaran mendalam. Namun, masih terdapat sejumlah guru yang juga menyampaikan tantangan dalam menerapkan strategi pembelajaran yang efektif, seperti pemahaman yang belum mendalam, kurangnya ide dalam menentukan cerita, dan mengondisikan siswa dengan gaya belajar yang beragam. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru dan ide cerita yang tepat berdasarkan gaya belajar masing-masing jenjang.
Referensi
Ak, S. (2008). A conceptual analysis on the approaches to learning. Educational Sciences: Theory & Practice, 8(3).
Akmal, A. N., & Maelasari, N. (2025). Pemahaman deep learning dalam pendidikan: Analisis literatur melalui metode systematic literature review (SLR). JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id
Al-Mansour, N. S., & Al-Shorman, R. A. (2011). The effect of teacher’s storytelling aloud on the reading comprehension of Saudi elementary stage students. Journal of King Saud University: Languages and Translation, 23(2), 69–76. https://doi.org/10.1016/j.jksult.2011.04.001
Dini, I., Kim, S., & Nomura, S. (2024). Teacher practices in Indonesia: Results of the teach primary classroom observation study.
Fitri, A., Amin, K., Tauhid, Z., & Ramadona, A. (2025). Initiating a full fulfillment curriculum-based deep learning: Integration of knowledge and character in learning. Jurnal PAJAR, 9(1), 96–104. https://doi.org/10.33578/pjr.v9i1.10133
Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning. California Bookwatch.
Hidaya, K. N., Hasanudin, C., & Sutrimah, S. (2024). Peningkatan kemampuan bercerita dengan menggunakan model pembelajaran quantum learning berbantuan komik digital. Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 3(1), 37–45.
Hidayat, A. G., & Haryati, T. (2025). Analisis efektivitas pembelajaran menggunakan pendekatan deep learning pada sekolah dasar. Jurnal Kurikula: Jurnal Pendidikan, 9. https://ejournal.iaingawi.ac.id/index.php/kurikula/ind
Jafar, M. I. (2025). Implementation of deep learning-based curriculum: Readiness of elementary school teachers. Jurnal Eduscience, 12(6).
Kasmad, M., Iskandar, S., Ruswan, A., & Nikawanti, G. (2023). Model pembelajaran digital di era 4.0 bagi guru sekolah dasar. Metodik Didaktik. https://ejournal.upi.edu/index.php/MetodikDidaktik/index
Maureen, I. Y., van der Meij, H., & de Jong, T. (2018). Supporting literacy and digital literacy development in early childhood education using storytelling activities. International Journal of Early Childhood, 50(3), 371–389. https://doi.org/10.1007/s13158-018-0230-z
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Rhamadhani, S. N., & Solihati, N. (2024). Pengaruh model bercerita (storytelling) terhadap pemahaman bacaan siswa kelas V di sekolah dasar. Journal of Syntax Literate, 9(8).
Wibowo, A., Simaremare, A., & Yus, A. (2022). Analisis permasalahan belajar pendidikan dasar. Journal of Social Interactions and Humanities, 1(1). https://journal.formosapublisher.org/index.php/jsih
Wu, J., & Chen, D.-T. V. (2020). A systematic review of educational digital storytelling. Computers & Education, 147, Article 103786. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2019.103786
Yuliani, A. R., Amri, M. F., Suryawati, E., Ramdan, A., & Pardede, H. F. (2021). Speech enhancement using deep learning methods: A review. Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi, 21(1), 19. https://doi.org/10.14203/jet.v21.19-26
Zuhro, I. H., & Qurotal, D. A. (2024). Menghidupkan nilai-nilai Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran deep learning. Jurnal Media Akademik, 2. https://doi.org/10.62281
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Susilawati, Yeni Hadianti, Risma Nuriyanti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with the Journal Pendidikan Profesi (JPP) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)
Article Metrics
Abstrak view : 0 timesPDF (English) - 859 times






